<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pariwisata &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/pariwisata-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 09:24:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>Pariwisata &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perhelatan Akbar Kenduren Wonosalam 2026 Ditiadakan? Ini  Pernyataan Resminya</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/perhelatan-akbar-kenduren-wonosalam-2026-ditiadakan-ini-pernyataan-resminya/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/perhelatan-akbar-kenduren-wonosalam-2026-ditiadakan-ini-pernyataan-resminya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 09:23:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[#KenDuren wonosalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=5975</guid>

					<description><![CDATA[Jombang&#8211;KrisnaNusantara.com Wonosalam simbol kebanggan kabupaten jombang yang terkenal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.jombangkab.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Jombang</a>&#8211;<a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara</a>.com Wonosalam simbol kebanggan kabupaten jombang yang terkenal memiliki ribuan pohon durian tumbuh dari warisan yang tak ternilai harganya. Namum, sekarang ini alam di wonosalam menginginkan untuk mengambil jeda sebentar untuk mengumpulkan energi baru.</p>
<p>Pendopo kecamatan Wonosalam mengadakan pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan pada Selasa siang (18/02/2026). Dihadiri Plt. Kepala Disporapar Hartono, S.Sos., M.M., sekaligus Kepala Bapperida Kabupaten Jombang, menyampaikan Keputusan besar bersama dengan camat wonosalam Yudha Asmara, S.STP., M.E didampingi jajaran Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Wonosalam, beliau mewakili pemerintahan kabupaten jombang mengumumkan bahwa perhelatan akbar KenDuren Wonosalam 2026 resmi ditiadakan. Tidak lupa pula di umumkan juga di youtube dan media sosial jombangkab.</p>
<p>Keputusan berani ini diambil bukan tanpa adanya pertimbangan yang matang. Perubahan cuaca yang tidak menentu sepanjang tahun sangat berdampak pada petumbuhan dan hasil panen durian wonosalam. Plt. Kepala Disporapar Hartono menjelaskan bahwa durian wonosalam memiliki keterbatasan jumlah buah dan standar kualitas yang belum mencapai level terbaik. Itulah yang menjadi alasan utama dibalik perhelatan akbar KenDuren Wonosalam 2026 resmi ditiadakan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5977" src="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-16.00.51-1.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026 02 20 at 16.00.51 1" width="1600" height="1200" title="Perhelatan Akbar Kenduren Wonosalam 2026 Ditiadakan? Ini  Pernyataan Resminya 2" srcset="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-16.00.51-1.jpeg 1600w, https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-16.00.51-1-1536x1152.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Ujar Hartono Plt. Kepala Disporapar, diambilnya langkah ini bukan hanya untuk menunda agenda semata, tapi untuk mewujudkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang demi menjaga marwah Durian Wonosalam ynag sudah dikenal luas memiliki kualitas  premium. Pemerintah Kabupaten Jombang memilih jalan untuk tidak melaksanakan perayaan di tengah masa pemulihan pohon-pohon durian, demi melestarikan pertanian tetap terjada dan terwawat untuk jangka panjang.</p>
<p>“Menjaga marwa Durian Wonosalam jauh lebih penting daripada sekedar perayaan. Kami hanya akan menyuguhkan yang terbaik, atau tidak sama sekali demi menjaga kepercayaan para pengunjung event akbar tahunan  ini,” ujar Hartono</p>
<p>Semangat Wonosalam tidak padam meskipun tahun ini gunungan durian tidak menyapa msyarakat. Tidak ditiadakan KenDuren Wonosalam dianggap sebagai momentum bagi bumi Wonosalam untuk “beristirahat” kembali pulih dan paneh bagus.</p>
<p>“Saya mengajak msyarakat untuk tetap optimis dan mendoakan agar cuaca kembali bersahabat, para petani kita diberikan kekuatan serta kesabaran, dan bumi Wonosalam kembal pulih dengan limpahan berkah-Nyah,” ujar Hartono</p>
<p>Langkah yang kita ambil hari ini adalah investasi untuk masa depan, tambahnya. “Kita tidak sedang menyerah pada keadaan, melainkan sedang bersiap untuk menyambut musim panen yang jauh lebih istimewa. Mari kita jadikan jeda ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, sehingga di tahun mendatang, kita dapat kembali merayakan KenDuren dengan kemeriahan yang lebih megah dan kualitas durian yang luar biasa. Wonosalam akan selalu menjadi rumah yang rindu untuk dikunjungi, mohon doanya,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>shinta</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/perhelatan-akbar-kenduren-wonosalam-2026-ditiadakan-ini-pernyataan-resminya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Bubak Resmi Dibuka, Mojokerto Tambah Destinasi wisata Ikonik</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/jembatan-bubak-resmi-dibuka-mojokerto-tambah-destinasi-wisata-ikonik/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/jembatan-bubak-resmi-dibuka-mojokerto-tambah-destinasi-wisata-ikonik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 09:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Jembatan Bubak Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[#Resmi Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[#wisata Ikonik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=5972</guid>

					<description><![CDATA[Mojokerto&#8211;KrisnaNusantara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://mojokertokab.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Mojokerto</a>&#8211;<a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara</a> Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa telah meresmikan jembatan Bubuk Kecamatan Gondang Mojokerto. Jembatan yang mengubungkan Desa Gondang dan Desa Kebontunggal tak hanya diresmikan tetapi juga dinobatkan sebagai salah satu ikon wisata baru bagi Bumi Majapahit.</p>
<p>Selesai dibuat ulang pada tahun 2025 lalu, jembatan bubuk cukup menjadi primadona masyarakat Mojokerto meskipun belum diresmikan. Jembatan bubuk memiliki pemandangan yang memanjakan mata ada pegunungan dan hamparan sawah yang asri, serta pencahayaan lampu warna-warni yang indah, menjadikan daya tarik. Tak jarang jembatan bubuk menjadi sarana wisata yang turut mengundang para pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar area.</p>
<p>Gubernur khofifah waktu sebelum peresmian simbolik, menyatakan bahwa totalitas pada pembangunan ulang jembatan bubuk adalah salah satu hal yang diinginkannya, selain sebagai sarana akomodasi, beliau juga turut memproyeksikan agar jembatan itu mampu untuk menjadi salah satu cara dalam memakmurkan dan mensejahterahkan masyarakat.</p>
<p>“itu konektivitas yang ingin kita bangun supaya kalau kita makmur, makmur bersama, kalau kita tumbuh bersama, kalau kita sejahtera juga, kita sejahtera bersama,” ujar Gubernur Jatim Khofifah</p>
<p>Tidak lupa Bupati Albarraa atau akrab dipanggil Gus Bupati itu, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Khofifah dan Pemprov Jatim atas diresmikannya Jembatan Bubuk. Ungkapan ucapan terima kasih itu karena pembangunan ulang jembatan bubak merupakan bentuk dukungan pemerintah provisi jawa Timur ke Kabupaten Mojokerto, yang telah menghabiskan dana sebesar 13 Miliyar 216 Juta Rupiah.</p>
<p>“Atas nama pemerintahan Kabupaten Mojokerto kami mengucapkan terima kasih kepda ibu Gubernur, karena di saat transfer ke daerah berkurang, nilai ini (13M+) sangat besar bagi kami, karena setara dengan pembangunan jalan (sepanjang) kurang lebih 10 km,” ujar Gus Bupati pada peresmian yang digelar pada kamis (19/2) malam.</p>
<p>Gus bupati juga melaporkan pada tahun 2025 di triwulan pertama, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 6,05% dan mengalami peningkatan dari tahun 2024 yang berada pada 5,05%. Presentase 6,05% yang berhasil diraih juga cukup tinggi mengingat presentase nasional dan provinsi Jawa Timur berada di presentase 5,11% dan 5,33%.</p>
<p>“Alhamdulillah Kabupaten Mojokerto pada triwulan 3 tahun 2025 pertumbuhsn ekonomi kita 6,05%, diatas rata-rata nasional dan provinsi, naik 1% dari tahun sebelumnya (5,05% pada 2024),” terangnya.</p>
<p>Gus Bupati menjelaskan juga tugas Pemkab Mojokerto untuk meningkatkan fasilitas publik masih panjang, termasuk pemindahan pusat kepemerintahan Kabupaten Mojokerto. Ia mengharapkan Pemprov Jatim mampu melakukan perbaikan pada jalan raya provinsi Mojosari-Pacet, yang dinilai cukup mendesak olehnya.</p>
<p>“Jalan Raya Mojosari-Pacet ini menjadi Kewenangan Provinsi, disitu kita akan memindahkan pusat pemerintahan kita, sehingga akses jalan ini juga sangat penting bagi kami,” tandas Gus Bupati di Jembatan Bubak.</p>
<p>Tidak ketinggalan turut hadir pada acara peresmian tersebut yakni Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Octavian, pendiri dan pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Syaifudin Chalim, Bupati Mojokerto priode 2000-2008 Achmady, Jajaran OPD Pemprov Jatim, Forkopimda Kabupaten Mojokerto, serta Forkopimca Gondang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>shinta</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/jembatan-bubak-resmi-dibuka-mojokerto-tambah-destinasi-wisata-ikonik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
