<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Jombang &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/tag/berita-jombang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 15:11:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>Berita Jombang &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Satreskrim Polres Jombang Ringkus Tiga Pelaku Pemerkosaan</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/satreskrim-polres-jombang-ringkus-tiga-pelaku-pemerkosaan/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/satreskrim-polres-jombang-ringkus-tiga-pelaku-pemerkosaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 15:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Margono]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasatreskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kepuhdoko]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrimjombang]]></category>
		<category><![CDATA[Tembelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=4036</guid>

					<description><![CDATA[&#160; JOMBANG, KRISNANUSANTARA.COM,-, Seorang gadis 15 tahun asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>JOMBANG, KRISNANUSANTARA.COM</strong>,-, Seorang gadis 15 tahun asal Kabupaten Jombang menjadi korban kasus tindak pidana Kekerasan seksual. Ia diperkosa bergiliran oleh Tiga pelaku yakni, KA (52), MIR (21), dan KA ( 19 ), ketiganya merupakan warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Jombang.</p>
<p>Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra menyampaikan peristiwa pemerkosaan yang dilakukan ketiga pelaku terjadi pada Selasa, 8 April 2025 sekira pukul 04.00 wib. Korban awalnya dicekoki miras oleh tiga pelaku. Kemudian korban dibujuk salah satu pelaku untuk ikut bersamanya tanpa tahu tujuannya kemana.</p>
<p>Ternyata korban diajak salah satu pelaku menuju gubuk di area persawahan Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang. “Nah disitulah korban kemudian diperkosa oleh para pelaku,” kata AKP Margono, Sabtu (26/4/2025).</p>
<p>Awalnya satu pelaku yang melakukan aksi itu. Namun beberapa waktu kemudian ada pelaku lain yang datang, juga memperkosa korban.</p>
<p>“Diduga para pelaku ini sudah merencanakan aksinya. Karena korban mengaku baru tahu ada pelaku lain setelah disetubuhi pelaku pertama itu,” jelasnya.</p>
<p>Korban tak bisa melawan karena saat disetubuhi, kakinya dipegangi oleh pelaku lain. Korban juga diancam oleh pelaku KA, akan dibunuh jika melawan.</p>
<p>“Saat disetubuhi itu, memang sempat kaki korban dipegang oleh pelaku lain. Disitulah korban tak bisa melawan mereka dan terpaksa menuruti pelaku,” paparnya.</p>
<p>Kasus ini terungkap setelah korban tak kunjung pulang ke rumah yang membuat ayahnya panik dan sempat mencari keberadaan sang anak.</p>
<p>“Pada saat itulah, pelaku KA ini sempat menelphon ayah korban dan menyampaikan jika anaknya berada di rumah pelaku. Untuk menutupi perbuatannya, pelaku ini mengaku kepada ayah korban jika korban berada di rumahnya untuk membantu menjaga anak pelaku KA,” tambah AKP Margono.</p>
<p>Kemudian, ayah korban berupaya menjemput korban untuk diajak pulang. Kecurigaan sang ayah muncul ketika melihat leher sang anak penuh dengan lebam merah. Saat itulah korban dicerca terkait peristiwa yang dialaminya. Pada 10 April 2025, kasus tersebut dilaporkan ke Polisi.</p>
<p>“Korban sempat tidak mengaku karena takut atas ancaman pelaku. Namun setelah didesak sang ayah akhirnya ia mengaku telah diperkosa teman-temanya tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Korban dengan pelaku sendiri awalnya memang saling mengenal. Sebab pelaku KA sering meminta tolong kepada korban untuk menjaga angkringan milik pelaku saat situasi angkringan ramai pengunjung.</p>
<p>Kini ketiga pelaku telah diamankan polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku KA dan kawan-kawan, dijerat dengan Pasal 81 UURI No.17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UURI No. 1 Tahun 2016 Jo Pasal 76D UURI NO. 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun. (JF)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/satreskrim-polres-jombang-ringkus-tiga-pelaku-pemerkosaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Warsubi Laporkan Progress 100 Hari Kerja Membangun Jombang, Ini yang Disampaikan</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/bupati-warsubi-laporkan-progress-100-hari-kerja-membangun-jombang-ini-yang-disampaikan/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/bupati-warsubi-laporkan-progress-100-hari-kerja-membangun-jombang-ini-yang-disampaikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 09:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[#BupatiJombang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=3908</guid>

					<description><![CDATA[JOMBANG, Krisna Nusantara.com &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">
<p dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>JOMBANG, Krisna Nusantara.com</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berkomitmen menjaga Keterbukaan Informasi Publik.</p>
<p dir="ltr">Dalam hal ini, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd, Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si dan tenaga ahli Bupati melaporkan progress kinerja Pemkab Jombang pada Selasa, (8/04/2025).</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan ini, Abah Warsubi menegaskan sikapnya terkait kasus jual beli jabatan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami tidak akan mentolerir praktik jual beli jabatan. Budaya transaksional di birokrasi harus dihentikan. Semua ASN berhak bersaing secara terbuka dan adil,&#8221;tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Keterbukaan tersebut diwujudkan melalui transparansi sistem seleksi kepegawaian. Pengumuman jabatan/lowongan diberitakan secara terbuka, serta sistem seleksi dilakukan melalui uji publik, asesmen, dan job fit.</p>
<p dir="ltr">Dalam 100 hari kerja, Abah Warsubi telah melakukan gebrakan diberbagai bidang,</p>
<p dir="ltr">Diantaranya:</p>
<p dir="ltr">• Bidang infrastruktur, dilakukan percepatan perbaikan jalan rusak di Mojoduwur dan Mojoagung.</p>
<p dir="ltr">• Percepatan perbaikan penerangan jalan umum juga menjadi perhatian Pemkab Jombang demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.</p>
<p dir="ltr">• Bidang sosial, Abah Warsubi berhasil bekerjasama dengan Kementerian Sosial dengan mendapatkan bantuan Rp659 M untuk pengentasan kemiskinan.</p>
<p dir="ltr">•Kabupaten Jombang dipilih sebagai lokus pilot project Sekolah Rakyat (SR).</p>
<p dir="ltr">Bahkan, Pemkab Jombang telah menyiapkan lahan di Denanyar untuk pendirian Sekolah Rakyat (SR).</p>
<p dir="ltr">Di bidang ketahanan pangan, Abah Warsubi menjamin perlindungan kepada petani lokal melalui kerjasama dengan Bulog.</p>
<p dir="ltr">Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bulog untuk menyerap gabah milik petani dengah harga yang layak.</p>
<p dir="ltr">Pembangunan Kabupaten Jombang tidak dapat dilakukan sendirian. Untuk itu, Bupati Jombang merangkul seluruh ASN dan mitra kerja Pemkab Jombang, untuk bekerja dengan sepenuh hati, demi &#8220;Jombang Maju dan Sejahtera Untuk Semua&#8221;. (<em><strong>JF</strong></em>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/bupati-warsubi-laporkan-progress-100-hari-kerja-membangun-jombang-ini-yang-disampaikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Keluhkan Minimnya PJU di Desa Kampung Baru Plandaan Jombang</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/warga-keluhkan-minimnya-pju-di-desa-kampung-baru-plandaan-jombang/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/warga-keluhkan-minimnya-pju-di-desa-kampung-baru-plandaan-jombang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 08:06:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Desakampungbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Plandaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=3738</guid>

					<description><![CDATA[&#160; &#160; JOMBANG, Krisna Nusantara.com&#8211; Minimnya Penerangan Jalan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>JOMBANG, Krisna Nusantara.com</strong>&#8211; Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di desa, tentunya dapat membahayakan keselamatan bagi berkendara, terutama di malam hari.</p>
<p>Dampak minimnya PJU, terkadang sulit bagi pengendara melihat rambu-rambu atau kendaraan lain. Diantaranya seperti sulit melihat jalan saat hujan deras, sehingga dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan juga rawan dari kejahatan.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Sumaji, salah satu warga Kecamatan Jatikalen, Nganjuk pada Selasa, (25/3/2025) malam.</p>
<p>Menurutnya, saat dirinya hendak pulang dari arah Desa Plabuhan dan melintasi Desa Kampung Baru, ia mengaku habis jatuh dari motor, tepatnya di gang sawah (selatan_red) Desa Kampung Baru.</p>
<p>&#8220;Saat saya melintas dari arah utara ke selatan, tepatnya di gang Desa Kampung Baru, terlihat ada motor dari arah berlawanan memakai lampu dim, sehingga pandangan saya jadi buram dan terjatuh,&#8221;kata Sumaji kepada awak media usai jatuh dari motor 2 hari yang lalu.</p>
<p>Akibat dari kejadian tersebut, membuat Sumaji mengalami luka lecet pada bagian tangan dan juga kakinya.</p>
<p><em>&#8220;Ya, ada luka lecet-lecet di bagian tangan dan kaki saya. Untungnya jalanan sepi. Jika rame, mungkin saya sudah ditabrak pengendara lain, karena terlihat sangat gelap,&#8221;ujarnya.</em></p>
<p><em>Sumaji </em>sebenarnya sudah lama mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum di desa tersebut. Untuk itu, ia berharap agar persoalan PJU ini benar-benar diperhatikan oleh desa, maupun Pemkab Jombang.</p>
<p>&#8220;<em>Terkadang saya kalau pulang malam dari rumah saudara pasti melintas Desa Kampung Baru, karena rutenya lebih cepat untuk pulang ke Jatikalen. Saya pun terkadang merasa takut, karena jalannya sangat gelap dan sepi,</em>&#8220;ucap Sumaji.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan Aresanti, warga Desa Tondowulan. Ia mengaku, sudah bertahun tahun selalu dihantui rasa ketakutan, jika melintasi jalan ini pada malam hari setelah pulang dari kerja di Bandarkedungmulyo.</p>
<p><em>&#8220;Kalau pulang kerja malam, aslinya sih saya takut jika lewat jalan Kampung Baru. Meskipun jalannya gelap, mau gimana lagi yah harus dilewati. Apalagi kalau saya pulang khan harus nambang biar cepet nyampek rumah. Secara otomatis, yah harus melewati jalan Kampung Baru mas,&#8221;</em>ungkapnya.</p>
<p>Dalam hal ini, warga Desa Kampung Baru pun berharap, agar pemerintah daerah segera menyediakan penerangan jalan umum (PJU) untuk menekan angka kriminalitas, terutama begal pada waktu malam hari.</p>
<p><em>&#8220;Saya mewakili warga Desa Kampung Baru berharap, agar pemerintah daerah dapat mendengarkan keluhan kami yang jauh dari Kota Jombang, untuk menyediakan sarana PJU disepanjang jalan Desa Kampung Baru</em>,&#8221;harap Risky.<em><strong> (Jf/Rd)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/warga-keluhkan-minimnya-pju-di-desa-kampung-baru-plandaan-jombang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
