<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengusaha &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/tag/pengusaha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Oct 2024 06:17:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>pengusaha &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Intip Sosok Pengusaha Muda dan Penggagas Budidaya Ikan Lele yang gunakan Pakan Alternatif</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/intip-sosok-pengusaha-muda-dan-penggagas-budidaya-ikan-lele-yang-gunakan-pakan-alternatif/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/intip-sosok-pengusaha-muda-dan-penggagas-budidaya-ikan-lele-yang-gunakan-pakan-alternatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 06:17:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[#Budidaya Ikan Lele]]></category>
		<category><![CDATA[#Pakan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=2697</guid>

					<description><![CDATA[Jombang &#8211; KrisnaNusantara.com, Sosok pengusaha muda dan penggagas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.jombangkab.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Jombang</a></strong> &#8211; <strong><a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara.com</a></strong>, Sosok pengusaha muda dan penggagas budidaya ikan lele bernama Heri Purnomo bisa dibilang sosok yang inspiratif, karena di usianya yang tergolong masih muda ia berhasil menjadi penggagas budidaya ikan lele dengan memakai pakan alternatif.</p>
<p>Pria lulusan S1 Ekonomi Manajemen di Unisma Malang tahun 2000 ini menjelaskan bahwa usaha budidaya ikan lele dengan memakai pakan alternatif bermula ketika dirinya ingin membuka peluang untuk ekonomi mandiri hingga menjadikan Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang menjadi desa penggerak budidaya lele yang menggunakan pakan alternatif hasil produksi sendiri.</p>
<p>&#8220;Selain mengandung nutrisi tinggi yang baik untuk dikonsumsi, lele juga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Apalagi ikan lele merupakan salah satu jenis ikan tawar yang banyak diminati masyarakat&#8221;, kata Heri Purnomo pada Senin, (07/10/2024).</p>
<p>Heri menjelaskan beberapa hal yang perlu disiapkan saat memulai budidaya ikan lele, diantaranya pemilihan lokasi yang strategis, kesiapan Sumber Daya Manusia, hingga mempertimbangkan dampak lingkungannya. Karenanya, Heri meminta kepada siapapun yang hendak menggeluti usaha budidaya ikan lele dengan memakai pakan alternatif untuk memerhatikan beberapa tahapan, antara lain:</p>
<ul>
<li>Persiapan kolam</li>
<li>Pemilihan bibit</li>
<li>Pemeliharaan dan pengolahan air</li>
</ul>
<p>Disamping itu, Heri juga menerangkan tentang bahan dan ukuran kolam, yakni menggunakan terpal, dengan ukuran yang disesuaikan. Kalau luas lahan sebesar 2800 meter persegi dengan ukuran 3&#215;7 m bisa dijadikan 150 kolam, sistem tebar padat per kolam bisa terisi 15.000 benih, dengan target per kolam menghasilkan 1200 kg.</p>
<figure id="attachment_2698" aria-describedby="caption-attachment-2698" style="width: 1125px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2698" src="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2024/10/Gambar-WhatsApp-2024-10-08-pukul-11.27.38_62e8f7b1.jpg" alt="Gambar WhatsApp 2024 10 08 pukul 11.27.38 62e8f7b1" width="1125" height="602" title="Intip Sosok Pengusaha Muda dan Penggagas Budidaya Ikan Lele yang gunakan Pakan Alternatif 1"><figcaption id="caption-attachment-2698" class="wp-caption-text">Bahan Kolam Budidaya Lele Menggunakan Terpal</figcaption></figure>
<p>&#8220;Sebenarnya, menggunakan kolam tanah pun boleh, asalkan tanah tersebut sudah tidak mengandung mikroorganisme asing yang nantinya dapat membahayakan bibit ikan lele. Selain itu kita juga harus memperhatikan permukaan tentang kedalaman kolam, tujuannya supaya matahari tidak tembus agar ikan terhindar dari panasnya, hal itu akan mengurangi resiko kematian&#8221;, urai Heri.</p>
<p>Sementara, untuk menghasilkan ikan lele yang unggul, Heri menyarankan untuk memilih jenis bibit yang berkualitas ukuran ideal, salah satunya dengan ukuran sekitar 5-7 cm dan pastikan tidak ada cacat tubuh sedikit pun.</p>
<p>Heri menjelaskan bahwa sedianya lele tidak terlalu butuh oksigen yang banyak, tetapi karena sistem yang dipakai adalah tebar padat. Untuk itu diperlukan air yang mengalir terus menerus dengan tujuan agar bisa mencukupi oksigen larut didalam air.</p>
<p>&#8220;Benih lele ini masih sangat sensitif, untuk tebar padat benih tidak boleh sembarangan. Pastikan suhu dari tempat asalnya dengan kolam yang sudah kita siapkan sama. Jika bibit lele sudah bisa menyesuaikan diri dengan tempat barunya, hal itu akan membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh yang baik dan sehat, sehingga tidak mudah sakit&#8221;, ungkap Heri.</p>
<p>Untuk proses penggantian air kita upayakan pada saat sudah memasuki masa panen, kalau diganti jauh sebelum panen ada potensi akan menghambat pertumbuhannya, disarankan mengganti air kolam pada saat pagi atau sore hari, supaya tidak terlalu panas yang bisa berdampak buruk pada kesehatan ikan lele. Selain itu, pilih pakan atau makanan ikan lele yang tinggi nutrisi, produksi limbah telur untuk pakan alternatif adalah solusi yang tepat, selain lebih efisien juga sangat jauh mengurangi biaya pakan untuk budidaya lele&#8221;, terang Heri.</p>
<p>Pemberian makan ikan lele bisa dilakukan secara teratur sehari dua kali pada pukul 08.00 dan 20.00. Tidak disarankan untuk memberi makan saat hujan, karena hal itu bisa merubah kualitas makanan yang tercemar zat asam.</p>
<p>Upaya untuk mencegah hama, ucap Heri, juga harus dilakukan karena organisme patogen dalam kolam ikan lele bisa muncul tanpa diketahui sebelumnya. Sehingga penting untuk memperhatikan oksigen didalam air salah satunya aliran air harus terus menerus.</p>
<p>Selain itu, diperlukan sekat pembatas untuk mencegah binatang liar yang sewaktu-waktu bisa saja membahayakan ikan.</p>
<p>&#8220;Ikan lele yang terpelihara dengan baik sudah pasti akan menjadi lele berkualitas. Umumnya, setelah 2,5-3 bulan lele sudah dapat dipanen. Alhamdulillah untuk saat ini kita bisa memanen lele tiap harinya sekitar 1000 kg sementara cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar Surabaya dan Sidoarjo&#8221;, cerita Heri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(Gading)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/intip-sosok-pengusaha-muda-dan-penggagas-budidaya-ikan-lele-yang-gunakan-pakan-alternatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Jombang yang Juga Seorang ASN Berbagi Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/pengusaha-jombang-yang-juga-seorang-asn-berbagi-sembako-kepada-masyarakat-kurang-mampu/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/pengusaha-jombang-yang-juga-seorang-asn-berbagi-sembako-kepada-masyarakat-kurang-mampu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 08:15:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asn]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=1580</guid>

					<description><![CDATA[Jombang &#8211; KrisnaNusantara.com, Seorang pengusaha sembako yang berasal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jombangkab.go.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jombang</strong></a> &#8211; <a href="https://krisnanusantara.com/"><strong>KrisnaNusantara.com</strong>, </a>Seorang pengusaha sembako yang berasal dari Desa Dukuhklopo Kecamatan Peterongan, Jombang sekaligus tercatat sebagai ASN ini sedang gencar membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka merupakan pasangan suami istri Slamet Agus Tri Prastyo sebagai Kepala Sekolah SMP N 4 Jombang dan Dian Yunitasari Sekdin Dikbud Jombang.</p>
<p>Pada hari Sabtu, 16 Maret 2024 pukul 15.30 WIB mereka membagikan sembako di halaman rumah pribadinya berupa 2 ton beras, 400 amplop yang masing-masing berisi uang tunai, 400 kilogram minyak goreng, dan 400 kilogram ikan lele secara gratis. Mereka membagikan sembako tersebut kepada kurang lebih 400 warga kurang mampu yang ada di sekitar rumahnya. Hal ini mereka lakukan di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan mendapatkan pahala yang berlimpah.</p>
<p>Para pegawai pemerintah pun turut hadir dalam proses pembagian sembako tersebut, diantaranya Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Kadis Dikbud Kabupaten Jombang Senen, Komandan Satradar 222 Kabuh Letkol Lek Eka Yawendra Parama, serta Camat Peterongan M. Eryk Arif, Kanit Binmas Polsek Peterongan, dan Danramil Peterongan.</p>
<p>Acara awal dimulai dengan upacara pembukaan sebagai pertanda bahwa akan diadakan pembagian sembako kepada warga setempat yang juga diisi dengan tausyiah singkat. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembagian sembako, lele, dan uang tunai. Antusias warga sangat besar menanggapi hal ini, banyak warga yang sudah berkumpul untuk mendapatkan jatah sembako.</p>
<p>Warga yang mendapatkan jatah sembako ialah warga yang mendapatkan undangan. Warga tertib mengantri menunggu giliran namanya dipanggil satu per satu. Adapun isi dari paket sembako yang didapatkan masing-masing warga ialah uang, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan ikan lele 1 kilogram. Semua warga yang diundang mendapatkan sembako tersebut secara merata.</p>
<p>Dian Yunitasari menuturkan dirinya sangat bersyukur bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi warga yang membutuhkan di bulan Ramadhan ini. Sedekah yang ia lakukan bersama sang suami diharapkan bisa membantu mengurangi beban warga sekitar yang memang saat ini harga kebutuhan pokok sedang melambung tinggi. Pasangan suami istri ini telah merintis usahanya sebelum menjadi seorang ASN. Mereka tak pantang menyerah untuk membesarkan usahanya tersebut.</p>
<p>Usaha yang telah dilakukannya dengan maksimal, tak mendapatan hasil yang sia-sia. Kini usahanya sudah berkembang pesat dan diminati banyak orang. Tak hanya usaha sembako, tetapi sudah berkembang ke bidang perikanan yakni budidaya lele konsumsi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/pengusaha-jombang-yang-juga-seorang-asn-berbagi-sembako-kepada-masyarakat-kurang-mampu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
