<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesantren &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/tag/pesantren/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jan 2024 05:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>Pesantren &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Potret &#8216;Mbak Ndalem&#8217; Pesantren, Mengabdi Demi Mengharap Berkah Sang Kiai</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/potret-mbak-ndalem-pesantren-mengabdi-demi-mengharap-berkah-sang-kiai/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/potret-mbak-ndalem-pesantren-mengabdi-demi-mengharap-berkah-sang-kiai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ainur Fajar Ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 05:47:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=1141</guid>

					<description><![CDATA[KrisnaNusantara.com &#8211; Bagi sebagian orang, bisa mondok adalah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KrisnaNusantara.com</strong> &#8211; Bagi sebagian orang, bisa mondok adalah hal yang menyenangkan sekaligus mengagumkan. Di pondok pesantren (Ponpes), kita bisa belajar ilmu agama langsung pada ahlinya. </p>
<p>Selain itu, mondok juga bisa membentuk kedisiplinan dan karakter. Selain karena terikat dengan peraturan-peraturan yang ketat, di Ponpes juga seorang santri bertemu dengan santri-santri lain dengan berbagai macam latar belakang.</p>
<p>Dengan bertemu sejumlah santri lain, akhirnya membuat mereka saling memahami keberagaman dan mempunyai wawasan yang luas.</p>
<p>Hidup di Ponpes mengajarkan kita untuk mandiri dan membangun hubungan baik dengan sesama. </p>
<p>Bertahan hidup jauh dengan orang tua, dipertemukan dengan berbagai macam karakter, melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti kerja sama, gotong-royong, mengantre, membuat santri-santri diharapkan dapat survive dan bisa menghadapi kehidupan setelah mondok nantinya.</p>
<p>Selain itu, ada satu hal unik yang tumbuh subur di kalangan pesantren yaitu &#8216;ngalap barokah&#8217; atau Tabarruk. </p>
<p>Seorang santri yang mondok pasti ingin meraih berkah dan kebaikan dari sang Kiai yang memangku pondok pesantrennya. </p>
<p>Dilansir dari nu.or.id Berkah ini didefinisikan sebagai energi positif dahsyat yang terpancar ketika seseorang berhubungan dengan suatu media atas izin Allah SWT. </p>
<p>&#8216;Ngalap barokah&#8217; bagi santri adalah suatu jalan pengharapan kepada Allah SWT agar ilmu-ilmu yang didapatkan selama mondok bisa bermanfaat untuk kehidupan baik dunia maupun akhirat.</p>
<p>&#8216;Ngalap barokah&#8217; ala mbak-mbak santri biasanya dilakukan dengan berkhidmah di &#8216;ndalem&#8217; atau rumah kiainya. </p>
<p>Di sana mbak-mbak santri memiliki tanggung jawab untuk memasak, menjaga kebersihan ndalem dan membantu para keluarga ndalem. </p>
<p>Mbak-mbak ndalem ini dianggap memiliki kesempatan bertabarruk yang lebih banyak dari santri-santri lain, karena kerap berhubungan langsung dengan<br />
kiai atau bu nyainya. </p>
<p>Bahkan setelah lulus mondok dan menjadi alumni, mbak-mbak ini biasanya masih diingat oleh keluarga ndalem, sehingga ketika ada acara pondok mereka tetap diharapkan kehadirannya untuk membantu. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/potret-mbak-ndalem-pesantren-mengabdi-demi-mengharap-berkah-sang-kiai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
