<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Ramadan2026 &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/tag/ramadan2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 08:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>#Ramadan2026 &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Safari Tarawih Ajang Silaturahmi Telah Kembali Diadakan Pemkab Sleman</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/safari-tarawih-ajang-silaturahmi-telah-kembali-diadakan-pemkab-sleman/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/safari-tarawih-ajang-silaturahmi-telah-kembali-diadakan-pemkab-sleman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 08:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemkab Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[#Ramadan2026]]></category>
		<category><![CDATA[#Safari Tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=5997</guid>

					<description><![CDATA[Sleman&#8211;KrisnaNusantara.com, Pemkab Sleman kembali perdana mengadakan safari terawih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://slemankab.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Sleman</a>&#8211;<a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara.com</a>, Pemkab Sleman kembali perdana mengadakan safari terawih di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pada Jumat (20/220026) di masjid Al-Ma’unah, Saren, Caturtunggal, Depok, Sleman.</p>
<p>Diadakan rutin setiap datang bulan Ramadhan ileh Bupati dan Wakil Bupati Sleman, beserta Jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, serta masyarakat sekitar.</p>
<p>Bupati Sleman Harda Kiswayah dalam sambutannya kegiatan ini ditujukan sebagai ajang silaturrahmi dan sarana bagi Pemkab Sleman untuk menyampaiakn program-programnya kepada masyarakat secara langsung. Sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik dan konstruktif bagi pemerintah dan warga masyarakat.</p>
<p>“Mudah-Mudahan dengan adanya komunikasi yang baik, jika ada kekurangan dari Pemkab Sleman bisa langsung disampaikan. Kami juga selalu mohon masukannya, bisa disampaikan melalui pak dukuh, pak lurah, pak panewu apa yang kurang,” ucapnya.</p>
<p>Ia juga mengajak jemaah tarawih untuk selalu bersyukur sebab masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengajak untuk terus berusaha memperbaiki sikap, ucapan, perbuatan di bulan suci. Setelah ramadan nanti kita bisa menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p>Bupati Sleman juga meresmikan program kampung sapa yang diinisiasi oleh warga RT 01 saren Tempel, Caturtunggal, depok, Sleman. Diadakannya program ini untuk menekankan nilai-nilai keharmonisan dalam interaksi sosial, seperti <em>grapyak, semanak, ewuh pakewuh.</em></p>
<p>Pada kesempatan tersebut pengurus takmir Majid Al Ma’unah, Yusron Hana’I menyampaikan budaya sapa itu kearifan lokal yang semakin sulit ditemukan, terutama di lingkungan perkotaan seperti di Saren Tempel ini.</p>
<p>“Melalui gerakan ini diharapkan masyarakat di kampung saren ini dapat kembali melestarikan budaya sapa, yang mana ini juga budaya asli kita semua,” ucap Yusron</p>
<p>Ia saat senang dan bangga sebab Masjid Al Ma’unah digunakan untuk melaksanakan safari tarawih perdana di bulan Ramadan tahun ini oleh pemkab Sleman. Ia juga berharap kegiatan ini membawa berkah bagi jamaah Masjid Al-Ma’unah dan masyarakat padukuhan Saren.</p>
<p>Pada acara tersebut juga diserahkan bantuan dana sebesar 31,5 juta rupiah kepada takmir Masjid Al Ma’unah. Bantuan tersebut berasal dari Pemkab Sleman, BAZNAS Sleman, Kemenag Sleman, Kapanewon Depok, Kalurahan Caturtunggal, Bank BPD BIY Cabang Sleman, Bank Sleman, PUDAM Sleman, Bank Sleman Syariah, dan infak jamaah tarawih pada malam tersebut.</p>
<p>Bantuan santunan dari BAZNAS Sleman juga diserahkan kepada 10 orang kafir miskin dan yatim piatu, dan bantuan dari Kemenag Sleman berupa enam buah mushaf Al Quran, dan lima buah mukenah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>shinta</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/safari-tarawih-ajang-silaturahmi-telah-kembali-diadakan-pemkab-sleman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Genap Setahun memimpin, Warsubi–Salman terus memperkuat kebersamaan dan mendorong kemajuan Jombang lewat aksi nyata yang dilandasi ikhtiar dan doa.</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/genap-setahun-memimpin-warsubi-salman-terus-memperkuat-kebersamaan-dan-mendorong-kemajuan-jombang-lewat-aksi-nyata-yang-dilandasi-ikhtiar-dan-doa/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/genap-setahun-memimpin-warsubi-salman-terus-memperkuat-kebersamaan-dan-mendorong-kemajuan-jombang-lewat-aksi-nyata-yang-dilandasi-ikhtiar-dan-doa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:34:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[#Bupati Warsubi dan wakil Salman]]></category>
		<category><![CDATA[#Ramadan2026]]></category>
		<category><![CDATA[#satu tahun memimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=5985</guid>

					<description><![CDATA[Jombang&#8211;KrisnaNusantara.com Bupati Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.jombangkab.go.id/berita" target="_blank" rel="noopener">Jombang</a>&#8211;<a href="https://www.jombangkab.go.id/berita" target="_blank" rel="noopener">KrisnaNusantara.com</a> Bupati Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., mengadakan acara doa bersama dan tasyakuran di pendopo jombang untuk menandai satu tahun masa bakti kepemimpinanya. Jumat (20/2/2026) sore.</p>
<p>Dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama diantaranya KH. Cholil Dahlan Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan beserta Dewan Pertimbangan MUI Jombang yang memimpin Istighosah dan KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbin Watugaluh Diwek untuk menyampaikan tausiyah dan Doa. Tidak ketinggalan tampak hadir Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si juga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Jombang. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, Ketua 1 TP PKK Kabupaten Jombang Ning Ema Erfina, Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo.</p>
<p>Bupati Warsubi dalam sambutannya didampingi Wakil Bupati Jombang Salamudin menyampaikan peringatan satu tahun masa jabatan adalah momentum tasyakuran sekaligus wujud syukur atas ridho Allah SWT. Beliau juga mengungkapkan rasa terimakasih atas kelancaran dalam menjalankan amanah masyarakat Jombang selama satu tahun terakhir. Dan mempertegas komitmen kuatnya untuk terus melangkah maju. Beliau memastikan bahwa seluruh roda pemerintahan akan tetap sejalan dalam mewujudkan visi besar ‘Jombang Maju Dan Sejahtera Untuk Semua’,  Masyarakat sebagai muara dari setiap kebijakan yang diambil.</p>
<p>“Tepat satu tahun saya bersama Gus Wabup dilantik. Kegiatan ini adalah wujud syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang,” Ujarnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5989" src="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-15.41.23-1.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026 02 21 at 15.41.23 1" width="1280" height="720" title="Genap Setahun memimpin, Warsubi–Salman terus memperkuat kebersamaan dan mendorong kemajuan Jombang lewat aksi nyata yang dilandasi ikhtiar dan doa. 2"></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun baru satu tahun memimpin Kabupaten Jombang, Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Gus Salman telah menoreh sederet prestasi Prestisius, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sekitar 18 penghargaan yang didapatkan, ia menjebut yang pertama dibidang Tata Kelola Keuangan Jombang sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke 12 kalinya secara berturut-turut. Kedua, di aspek Pembangunan Daerah Jombang berhasil meraih posisi terbaik ketiga dalam penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Jawa Timur. Bidang Kesehatan Kabupaten Jombang mendapatkan penghargaan atas capaian intervensi spesifik stunting Terbaik Regional 1 di tahun 2025 tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Menteri Kesehatan RI.</p>
<p>Pencapaian tertinggi di bidang pelayanan publik, Jombang berhasil meraih predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB. Capaian ini mengantarkan Jombang ke posisi ketiga secara nasional dari total 415 kabupaten di seluruh Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang responsif, transparan, dan akuntabel.</p>
<p>Di bidang ketenagakerjaan, Jombang berhasil menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 0,47 persen, dari 3,75 persen pada 2024 menjadi 3,28 persen pada 2025. Berbagai prestasi lainnya pun terus diraih sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>“Mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus membangun Jombang menjadi lebih baik lagi ke depan, dari aspek pemerintahan, pembangunan kemasyarakatan, pengendalian inflasi, penanganan stunting, penyerapan anggaran, pelayanan publik, hingga mensukseskan program strategis nasional”, tandas Bupati Warsubi.</p>
<p>“Terimakasih kami sampaikan kepada Forkopimda dan DPRD yang selama ini telah membantu dan mendukung kami dalam menyelenggarakan pemerintahan, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar”, ungkapnya.</p>
<p>Abah Warsubi panggilan akrab bupati jombang juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada instansi vertikal, pimpinan perbankan, serta seluruh kepala OPD yang terus mendukung dan mengawal program dan kegiatan Pemerintah Daerah.</p>
<p>Beliau juga menekankan bahwa kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada kerja keras kolektif seluruh komponen masyarakat yang didukung oleh kondisi sosial yang kondusif. Baginya, prestasi sehebat apapun tidak akan terwujud jika tanpa adanya stabilitas dan kerukunan di tengah masyarakat.</p>
<p>Dengan demikian, Abah Warsubi menaruh harapan penuh kepada seluruh jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk selalu menjaga kekompakan, solidaritas, dan disiplin dalam bekerja. Bupati mengajak semua aparatur negara untuk menyatukan komitmen, tekad dan tujuan untuk memberikan pengabdian serta pelayanan terbaik yang langsung bisa dirasakan masyarakat.</p>
<p>Di penghujung sambutannya, Bupati Warsubi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung kepemimpinan yang dijalankannya bersama Wakil Bupati, agar tetap kuat, amanah, dan konsisten mewujudkan kemajuan bagi Jombang.</p>
<p>Rangkaian acara dimulai dengan istighotsah oleh KH. Cholil Dahlan. Pada puncaknya, disampaikan mauidhoh hasanah dan doa, lalu dilakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) bersama KH. Cholil Dahlan, dan ditutup dengan kebersamaan dalam buka puasa bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Shinta</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/genap-setahun-memimpin-warsubi-salman-terus-memperkuat-kebersamaan-dan-mendorong-kemajuan-jombang-lewat-aksi-nyata-yang-dilandasi-ikhtiar-dan-doa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Dipamerkan, Kabupaten Bogor Bersiap Sambut Ramadan 2026 sebagai Destinasi Religi</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/75-artefak-peninggalan-nabi-muhammad-saw-dipamerkan-kabupaten-bogor-bersiap-sambut-ramadan-2026-sebagai-destinasi-religi/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/75-artefak-peninggalan-nabi-muhammad-saw-dipamerkan-kabupaten-bogor-bersiap-sambut-ramadan-2026-sebagai-destinasi-religi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[# Artefak Peninggalan Nabi Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[#Kabupaten Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[#Ramadan2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=5980</guid>

					<description><![CDATA[Bogor&#8211;KrisnaNusantara.com  Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk pertama kalinya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bogorkab.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Bogor</a>&#8211;<a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara.com</a>  Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk pertama kalinya meresmikan sebanyak 75 artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW beserta para Sahabat Nabi yang dipamerkan kepada publik di kawasan laga tangkas gelora pakansari, pada Jumat (20/2/26).</p>
<p>Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan kehadiran pameran ini sebagai keberkahan besar bagi kabupaten Bogor sekaligus peneguhan posisi daerah sebagai simpul kebudayaan dan religiusitas di Jawa Barat.</p>
<p>“Tentu kita bersyukur kepada Allah SWT, tahun 2025 kita diberikan keberkahan dengan hadirnya mahkota Binokasih untuk pertama kalinya setelah kerajaan padjajaran terpecah. Tahun 2026 ini, kami kembali diberikan keberkahan luar biasa dengan terbangunnya Masjid Raya Nurul Waton serta terselenggarahnya pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy</p>
<p>Tidak hanya berisi pameran artefak, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisata religi yang bisa berdampak pada pergerakan ekonomi lokal, terkhusus untuk para pelaku UMKM yang berada disekitar lokasi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5982" src="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-15.41.24.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026 02 21 at 15.41.24" width="1600" height="1067" title="75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Dipamerkan, Kabupaten Bogor Bersiap Sambut Ramadan 2026 sebagai Destinasi Religi 4" srcset="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-15.41.24.jpeg 1600w, https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-15.41.24-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor sudah mempersiapkan acara ini dengan matang-matang bersama para ulama, organisasi Islam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Juga melibatkan pengamanan Polres Bogor, Kodim, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, hingga BNN Kabupaten Bogor.</p>
<p>“Kalau Allah tidak mentakdirkan peninggalan ini hadir di sini, tentu tidak akan terjadi. Maka ini harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperbanyak doa, dan membangun Bogor dengan nilai-nilai spiritual,” tambahnya</p>
<p>Dalam pameran tersebut, ada 75 artefak dipajang untuk publik. Rudy menyebut sebagian koleksi tersebut seperti penutup kepala, rambut, dan ekstrak keringat Muhammad SAW belum pernah ia temui secara langsung sebelumnya.</p>
<p>“Banyak yang belum pernah saya lihat sebelumnya, ini menjadi pengingat bagi kita untuk bermunajat kepada Allah dan memperbanyak puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.</p>
<p>Disiapkan juga untuk area husus bagi masyarakat yang ingin berdoa dan bermunajat, termasuk fasilitas kursi di kawasan Laga Satria untuk menunjang kenyamanan jamaah.</p>
<p>Pameran ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial Ramadhan, tetapi bagian dari upaya membangun identitas Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memandu pembangunan fisik dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan sejarah.</p>
<p>“Kita berharap momentum Ramadan ini semakin mendekatkan masyarakat pada kegiatan religius. Semoga kehadiran peninggalan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Bogor dan Bangsa Indonesia,” tutur Rudy.</p>
<p>Pameran ini dibuka untuk umum dan tanpa biaya apapun setiap hari mulai pukul 09.00-21.00 WIB secara gratis yang diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah islam serta penguatan batin masyarakat di bulan suci.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>shinta</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/75-artefak-peninggalan-nabi-muhammad-saw-dipamerkan-kabupaten-bogor-bersiap-sambut-ramadan-2026-sebagai-destinasi-religi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
