<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Simpang Mengkreng &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<atom:link href="https://krisnanusantara.com/tag/simpang-mengkreng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<description>Media Online Nasional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2026 09:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2023/11/favicon-krisna-nusantara-100x75.png</url>
	<title>#Simpang Mengkreng &#8211; Krisna Nusantara</title>
	<link>https://krisnanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Pemerintah Daerah Bahas Sharing Anggaran Flyover Rp715 Miliar demi Mengurai Kemacetan Mengkreng</title>
		<link>https://krisnanusantara.com/tiga-pemerintah-daerah-bahas-sharing-anggaran-flyover-rp715-miliar-demi-mengurai-kemacetan-mengkreng/</link>
					<comments>https://krisnanusantara.com/tiga-pemerintah-daerah-bahas-sharing-anggaran-flyover-rp715-miliar-demi-mengurai-kemacetan-mengkreng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Krisna Nusantara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 09:59:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bupati Jombang Warsubi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana]]></category>
		<category><![CDATA[#Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi]]></category>
		<category><![CDATA[#Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerja Umum]]></category>
		<category><![CDATA[#Jembatan Layang (Flyover)]]></category>
		<category><![CDATA[#Simpang Mengkreng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://krisnanusantara.com/?p=6237</guid>

					<description><![CDATA[Jombang&#8211;KrisnaNusantara.com, Upaya penanganan kemacetan di kawasan simpang mengkreng...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.jombangkab.go.id/berita/pemerintahan/urai-macet-mengkreng-tiga-kepala-daerah-jajaki-skema-sharing-anggaran-flyover-rp715-miliar-16945" target="_blank" rel="noopener">Jombang</a>&#8211;<a href="https://krisnanusantara.com/">KrisnaNusantara.com</a>, Upaya penanganan kemacetan di kawasan simpang mengkreng yang menjadi jalur penghubung antara Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Kediri kini mulai memasuki tahappembahasan lanjutan di tingkat pemerintah pusat. Tiga pemerintah daerah yang terlibat telah mulai melakukan koordinasi terkait pembagian anggaran serta penyesuaian teknis pembangunan flyover agar proyek tersebut dapat segera dilaksanakan.</p>
<p>Pada senin 25 Mei 2026 Bupati Jombang Warsubi bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melakukan pertemuan koordinasi dengan Direktur Jendral Bina Marga Kementerian Pekerja Umum Roy Rizali Anwar di Jakarta. Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana diwakili oleh Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-6239" src="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/05/4Dd5QeNa52Zp3zE1JshoN8JXkqjP4UncGpchY3I6-scaled.jpg" alt="4Dd5QeNa52Zp3zE1JshoN8JXkqjP4UncGpchY3I6 scaled" width="2560" height="1707" title="Tiga Pemerintah Daerah Bahas Sharing Anggaran Flyover Rp715 Miliar demi Mengurai Kemacetan Mengkreng 2" srcset="https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/05/4Dd5QeNa52Zp3zE1JshoN8JXkqjP4UncGpchY3I6-scaled.jpg 2560w, https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/05/4Dd5QeNa52Zp3zE1JshoN8JXkqjP4UncGpchY3I6-1536x1024.jpg 1536w, https://krisnanusantara.com/wp-content/uploads/2026/05/4Dd5QeNa52Zp3zE1JshoN8JXkqjP4UncGpchY3I6-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, masing-masing kepala daerah turut didampingi jajaran Bapperida serta dinas PUPR dari tiap kabupaten guna membahas langkah strategis pecepatan pembangunan flyover mengkreng.</p>
<p>Bupati jombang warsubi menyampaikan bahwa hasil koordinasi itu menghasilkan beberapa pembahsan penting, khusunya terkait perkiraan kebutuhan anggaran serta kesiapan pembebasan dan pengaturan lahan di sekitar lokasi proyek.</p>
<p>“Pembicaraan awal memproyeksikan pembangunan flyover ini menelan anggaran sebesar Rp. 715 miliar. Konsep yang diusung mengutamakan aspek fngsionalitas utama untuk mencegaj kemacetan ketimbang desain yang glamor”, tuturnya.</p>
<p>Bupati menyampaikan bahwa apabila proses perencanaan dan koordinasi dapat berjalan sesuai target, maka pembangunan fisik tahap awal flyover tersebut diproyeksikan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.</p>
<p>“Hitungan dari Kementerian Pekerja Umum, kalau total keseluruhan lahan yang perlu dibebaskan diatas 50.000 meter persegi. Sedangkan khusus untuk Kabupaten Jombang saja, lahan yang perlu dibebaskan sekitar 17.000 meter persegi. Mengingat besarnya luasan tersebut, para kepala daerah berhadap seluruh biaya pembebasan lahan ditanggung oleh Kementerian menghadapi adanya skema sharing (berbagai beban pendanaan) pembebasan lahan antar daerah yang disesuaikan dengan proporsi luasan wilayah berdasarkan dokumen Detail Engineering Design (DED) PU”, Tambahnya.</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan atas rencana pembagian anggaran tersebut, pembahasan selanjutnya akan melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Peran pemerintah provinsi dianggap penting dalam mendukung legalitas kerja sama serta memperkuat kesepakatan pendanaan antar daerah.</p>
<p>“kami dari kabupaten jombang, kabupaten nganjuk, kabupaten kediri sangat mendukung dan menyambut positif upaya pembangunan flyover demi mengurangi kemacetan mengkreng yang sudah sangat luar biasa masuk 3 besar di Indonesia. Nah, sembari menyelaraskan waktu pertemuan resmi dengan ibu gubernur jawa timur, kami para kepala daerah mengambil langkah proaktif untuk mendatangi kementerian pekerja umum di jakarta terlebih dahulu untuk mengamankan komitmen awal pusat, semoga semuanya berjalan lancar atas doa dan dukungan seluruh masyarakat.” Tutur bupati warsubi.</p>
<p>Rencana pembangunan flyover tersebut sebelumnya telah mulai dibahas oleh ketiga kepala daerah saat melakukan peninjauan langsung arus lalu lintas di Pos Polisi Mengkreng pada Rabu, 8 April 2026.</p>
<p>Simpang Mengkreng sendiri dikenal sebagai salah satu titik perlintasan penting di Jawa Timur karena menjadi penghubung antara Kabupaten Kediri, Jombang, dan Nganjuk. Kawasan ini juga menjadi jalur utama kendaraan dari Surabaya menuju wilayah barat dan selatan Jawa Timur, seperti Madiun dan sekitarnya, sehingga sering mengalami kepadatan kendaraan.</p>
<p>Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng tercatat sebagai salah satu dari tiga titik kemacetan terparah di Indonesia, terutama saat arus mudik Ramadan. Dalam rancangan proyek yang sedang disiapkan, flyover direncanakan membentang dari wilayah Jombang dengan dua akses keluar, yaitu menuju arah Kediri dan arah Nganjuk.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://krisnanusantara.com/tiga-pemerintah-daerah-bahas-sharing-anggaran-flyover-rp715-miliar-demi-mengurai-kemacetan-mengkreng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
