Jombang, Krisnanusantara.com
Proyek Dana desa (DD) Balongsari Kecematan Megaluh kabupaten Jombang Jatim diduga tanpa dilengkapi adanya papan informasi padahal proyek tersebut hampir selesai, Semestinya dipasang papan informasi sebelum dan saat dimulainya pekerjaan merupakan implementasi azas transparasi sehingga seluruh lapisan masyarakat baik lsm atau media massa dapat ikut serta dalam proses pengawasan.
Berdasarkan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, Mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, Nomor dan nilai kontrak proyek, serta jangka waktu atau lama pekerjaan, Sehingga proyek tersebut terbuka bagi masyarakat untuk mengetahuinya.
Saat ini pemerintah desa Balongsari telah melaksanakan pembangunan jalan paving di Dsn Kedungboto, menurut informasi proyek tersebut bersumber dari dana desa (DD) tahun 2025.
Salah satu warga menyampaikan keresahannya terkait pembangunan jalan tersebut karena tidak Adanya keterbukaan dalam pembangunanya.
“pelaksanaan pekerjaan pembangunannya tanpa dilengkapi papan informasi, sehingga tidak jelas dari mana sumber anggarannya dan juga berapa nilai pagu anggarannya”. Ucap salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Terpantau oleh awak media, Senin 30/6/2025 ,di lokasi proyek jalan berupa pavingisasi yang telah dikerjakan, tidak ditemukan adanya papan informasi proyek, sehingga menjadi pertanyaan bagi masyarakat maupun wartawan dan lsm dalam melaksanakan tugas sosial kontrol.
Proyek dana desa tanpa dilengkapi adanya papan informasi pada akhirnya menduga duga ada indikasi saat pembangunannya kemungkinan adanya tidak kesesuaian dengan spesifikasi yang berakibat berpotensi penyimpangan.
Selain itu segi progres pembangunannya pun terkesan “asal jadi” baik pembangunan jalan berupa pavingisasi dan pembangunan saluran irigasi yang terkesan tidak rapih.
Sampai berita ini terbit kepala desa Balongsari bungkam saat dihubungi melalui panggilan seluler dan WhatsApp. belum ada klarifikasi resmi terkait konfirmasi team media, bersambung…..
(JF)










