Peristiwa

Tragedi Sungai Cileungsi, Bupati Bogor Sampaikan Belasungkawa Kepada Korban

×

Tragedi Sungai Cileungsi, Bupati Bogor Sampaikan Belasungkawa Kepada Korban

Sebarkan artikel ini
file 1774334101677 82b9a3b8 db17 40a9 a3bc 09abd576df9f

BogorKrisnaNusantara.com, Bupati Bogor Rudy Susmanto mendatangi rumah duka untuk bertakziah sekaligus menyampaikan duka cita atas tragedi korban hanyut di sungkai Cileungsi, kampung Tajur, Kecamatan Citereup yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia ananda M. Arya Saputra dari Bapak Edi Suryadi pada minggu (22/3/26)

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor menyampaikan langsung belasungkawa kepada keluarga almarhum serta meberikan doa dan dukungan penguat agar yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan menghadapi musibah ini.

“Innalillahi Waiailaihi Raji’un. Saya atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepda keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Bupati bogor

Takziah bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Bogor kepda keluarga korban, wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tengah berduka.

Apresiasi dan  ucapan  terimakasih kepadalah seluruh tim SAR, relawan, serta unsur terkait yang telah berupaya sangat maksimal dalam proses pencarian hingga korban bersadil ditemukan

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepda seluruh tim SAR, relawan dan pihak terkait atas dedikasi, kerja keras, serta kepedulian kemanusiaan yang telah ditunjukkan. Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan menjadi amal kebaikan,” tambahnya.

Berdasarkan informasi, kejadian bermula sekitar pukul 09.45 WIB, ketika tiga orang remaja bermain di sungai Cileungsi. Salah satu korban, Arya (16), warga Cibinong, dilaporkan tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.

Command Center 112 kabupaten bogor langsung melakukan koordinasi lintas instansi untuk pencarian dan penyelamatan. Setelah dilakukan upaya pencarian intensif, pada pukul 16.50 WIB Korban telah berhasil ditemukan oleh tim penyelam di sekitar lokassi kejdian dengan radius kurang lebih 5 meter.

Korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR pun resmi ditutup setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

 

shinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *