Jombang–KrisnaNusantara.com, Bupati Jombang Warsubi menghadiri operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ynag dilakukan secara serentak oleh Prabowo Subianto melalui Zoom di KDKMP Mojongapit, Kecamatan Jombang, pada Sabtu (16/05/2026). Peresmian tingkat nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk dan diikuti secara virtual oleh seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Sejumlah pejabat turut hadir diantaranya Dicky Prasojo selalu Dandim 0814 Jombang, Ardi Kurniawan sebagai Kapolres Jombang, jajaran dari Satradar 405/Ploso, Perwakilan Kejaksaan Negeri Jombang, sertaAgung Purnomo bersama para asisten dan unsur OPD terkait di lingkungan Pemkab Jombang.

Program KDKMP diawali dengan pembentukan 80 ribu kelembagaan pada Juli 2025 kini memasuki tahap operasional. Pada Sabtu 16 Mei 2026 sebanyak 1.061 KDKMP resmi mulai dijalankan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Dalam sambutannya melalui konferensi virtual, Zulkifli Hasan memberikan penghargaan kepada pemeirntah daerah, pemerintah desa, serta jajaran TNI dan Polri yang telah mendukung percepatan pembangunan dan kesiapan operasional KDKMP di seluruh Indonesia.
Dalam sambunganvirtual zoom, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat, dengan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. “Hari ini Presiden tidak hanya meresmikan instrumen keadilan ekonomi, keadilan bagi desa se-Indonesia.
Sementara itu, Prabowo Subianto menilai peluncuran operasional 1.061 KDKMP sebagai pencapaian penting dalam perjalanan pembangunan nasional. “ Kita mendirikan KDKMP, mulai dari konsep hingga kini terwujud, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. Pembangunan fisiknya saja dimulai November 2025, dalam tujuh bulan kira bisa mengoperasionalisasikan 1061 KDKMP. Ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ujar Presiden Probowo Subianto.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa program yang dijalankan pemerintah pusat merupakan program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo Subianto menegaskan bahwa program ynag dijalankan pemerintah pusat merupakan program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Setiap hari di desa beredar uang 15.000 x 3.000, sehingga dalam satu tahun 10,8 miliar rupiah beredar di desa. Dengan uang beredar sejumlah itu, maka warga yang produkdi lele, tempe, semua bisa terjual. MBG ditambah KDKMP akan membangkitkan ekonomi kita, “jelas Presiden Prabowo Subianto.
Warsubi menjelaskan bahwa KDKMP di Kabupaten Jombang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras premium, beras SPHP, LPG, serta Minyak Kita dengan harga yang lebih ekonomis bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa KDKMP Mojongapit bersama sejumlah KDKMP lain yang telah diresmikan mulai beroperasi sejak 16 Mei 2026.
Bupati Warsubi menjelaskan bahwa KDKMP di Kabupaten Jombang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras premium, beras SPHP, LPG, serta Minyak Kita dengan harga yang lebih ekonomis bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa KDKMP Mojongapit bersama sejumlah KDKMP lain ynag telah diresmikan mulai beroperasi sejak 16 Mei 2026.
“Termasuk KDKMP di Mojongapit ini sudah mulai beroperasi. Maka dari itu, kita tidak ikut launching bersama Bapak Presiden di Nganjuk sebab KDKMP kita termasuk salah satu yang dilaunching,” jelas Bupati Warsubi.
Setelah mengikuti peresmian nasional secara virtual bersama Prabowo Subianto, Warsubi meninjau langsung aktavitas di KDKMP Mojongapit. Berbagai kebutuhan pokok terlihat sudah tersedia dan tersusun di rak penjualan, sementara petugas pelayanan mulai dari kasir hingga pramuniaga telah bersiap melayani masyarakat. Selain menyediakan beras, minyak goreng, gula, LPG 3 kilogram, dan kebutuhan pokok lainnyatermasuk layanan apotek.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jombang mengimbau masyarakat untuk bergabung sebagai anggota serta memanfaatkan layanan KDKMP di wilayah masing-masing. Menurutnya, koperasi merupakan wadah ekonomi bersama yang dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat, sehingga manfaat maupun keuntungan usaha, termasuk Sisa Hasil Usaha (SHU), akan kembali dirasakan para anggotanya demi meningkatkan kesejahteraan bersama.
shinta












