Peristiwa

Hadiri Salat Idul Adha 1447 H, Bupati Nganjuk Ajak Masyarakat Terapkan Empat Pilar Kebaikan

×

Hadiri Salat Idul Adha 1447 H, Bupati Nganjuk Ajak Masyarakat Terapkan Empat Pilar Kebaikan

Sebarkan artikel ini
2972ea1050b69e639e1d757920948c8f

NganjukKrisnaNusantara.com, Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Baitussalam saat bergema takbir Idul Adha 1447 H mengalun pada Rabu pagi (27/05/2026). Ratusan warga kabupaten nganjuk sudah memadati area masjid untuk melaksanakan Sholat Idul Adha bersama. Di tengah jamaah, tampak Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk beserta keluarga turut berbaur dengan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan.

Pelaksanaan sholat Idul Adha tersebut dipimpin oleh KH. Shoviyul Himami ynag bertindak sebagai imam sekaligus Khotib.

Sebelum pelaksanaan sholat dimulai, Bupati nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan laporan penyaluran hewan kurban dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Pemkab Nganjuk menyalurkan bantuan kurban berupa empat ekor sapi dan dua belas ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian kepada masyarakat.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang akrab disapa Kang Marhaen memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melewati proses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kondisi hewan kurban dipastikan sehat dan layak untuk dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat.

986398d1a25824c2b39be9a5204eebc6

Dalam sambutan dan khutbah yang disampaikan, kang Marhaen juga mengajak masyarakat untuk memahami makna Idul Adha secara lebih mendalam. Menurutnya, hari raya kurban tidak hanya dimaknai sebagai prosesi penyembelihan hewan semata, tetapi juga harus tercermin dalam sikap sosial dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

“Paling tidak ada empat nilai utama ynag harus kita teladani: keikhlasan, ketaatan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Empat hal inilah ynag menjadi pengingat bagi diri saya sendiri, dan mari bersama-sma kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat di Nganjuk,” ungkap kang Marhaen.

Perkembangan zaman tidak menghilangkan budaya guyub dan kebersamaan masyarakat Nganjuk. Setelah pelaksanaan salat Idul Adha berjamaah berlangsung dengan khusyuk, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara tumpengan bersama yang digelar di area teras masjid.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, tokoh agama, serta masyarakat duduk lesehan sambil menikmati hidangan bersama. Kebersamaan tersebut menjadi penutup yang penuh makna sekaligus mencerminkan nilai kepedulian sosial dan semangat kebersamaan yang terus digaungkan oleh Marhaen Djumadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *