Ragam

Peringatan 100 Tahun Ilmu Sejati, BAKESBANGPOL Tegaskan Sinergi Mitra Pembangunan Daerah

×

Peringatan 100 Tahun Ilmu Sejati, BAKESBANGPOL Tegaskan Sinergi Mitra Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20251116 WA0001

 

 

JOMBANG, KrisnaNusantara.com – Momentum bersejarah menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 atau Satu Abad Perguruan Ilmu Sejati, sebuah organisasi penghayat kepercayaan yang berpusat di Madiun. Perayaan puncak yang dipusatkan di Gedung Ilmu Sejati, Dusun Segunung, Kecamatan Wonosalam, Jombang, pada Sabtu (15/11/2025), berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri ratusan anggota, simpatisan, dan tokoh penting daerah.

​Acara akbar ini menjadi penegasan komitmen Perguruan Ilmu Sejati dalam melestarikan nilai-nilai luhur, budi pekerti, serta berperan aktif dalam menjaga ketenteraman dan persatuan bangsa.

​Peringatan satu abad ini menjadi bukti nyata kolaborasi harmonis antara organisasi masyarakat dengan Pemerintah Daerah. Kehadiran sejumlah tokoh masyarakat dan Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wonosalam, serta perwakilan resmi dari Pemerintah Kabupaten Jombang, menunjukkan pengakuan atas kontribusi perguruan ini.

​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Kabupaten Jombang, Budi Winarno, S.T., M.Si., mewakili Pemerintah Kabupaten Jombang, secara resmi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat.

​”Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Jombang, kami menyampaikan selamat dan sukses atas peringatan hari ulang tahun Perguruan Ilmu Sejati yang ke-100. Perguruan ini telah menjadi rumah yang mengajarkan nilai-nilai luhur dan ajaran kehidupan, mewujudkan hubungan selaras antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ungkap Budi Winarno.

​Ia juga menegaskan harapan Pemerintah Kabupaten Jombang agar Perguruan Ilmu Sejati dapat terus menjadi Mitra Strategis dalam pembangunan daerah. “Kami selalu berharap agar setiap organisasi masyarakat dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial yang menopang pembangunan daerah,” tambahnya.

IMG 20251116 WA0002

​Perayaan satu abad Perguruan Ilmu Sejati, yang didirikan oleh Raden Sujono (Prawirosudarso) pada 13 Oktober 1926, dimeriahkan dengan prosesi adat, doa bersama, dan puncaknya Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Pagelaran ini bukan hanya hiburan, tetapi juga wujud nyata komitmen perguruan dalam melestarikan seni dan budaya lokal sebagai aset bangsa.

​Ketua Umum Perguruan Ilmu Sejati, Romo Kresno Dwipoyono Prawirosudarso, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum refleksi.

​”Peringatan satu abad ini adalah momentum untuk merefleksikan kontribusi perguruan dalam memperkokoh persatuan bangsa dan memelihara kearifan lokal. Seluruh anggota diimbau untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai ajaran para pendahulu,” tegas Romo Kresno.

​Memasuki abad kedua perjalanannya, Perguruan Ilmu Sejati berkomitmen untuk menguatkan peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya dan spiritual, serta mengamalkan 18 poin pengingat atau ‘penget’ dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya ketenteraman umum di tengah masyarakat.

​Perayaan berlangsung tertib, khidmat, dan sukses, mencerminkan kedewasaan organisasi dalam beradaptasi dan berkontribusi secara positif melintasi generasi. (JF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *