PemerintahanPolitik & PemerintahanUncategorized

YAKUZA MANEGES Wilayah Jombang-Mojokerto Resmi Deklarasi, Tegaskan Sinergi Dalam Penegakan Kondisifitas Sosial dan Spiritual

×

YAKUZA MANEGES Wilayah Jombang-Mojokerto Resmi Deklarasi, Tegaskan Sinergi Dalam Penegakan Kondisifitas Sosial dan Spiritual

Sebarkan artikel ini
IMG 20260926 WA0173

Yakuza Maneges Wilayah Jombang-Mojokerto resmi melakukan deklarasi dan pertegas gerakan dengan perkuat sinergi dengan semua organisasi dan lembaga yang ada di Jombang dan Mojokerto.

Jombang – krisnanusantara.com

Organisasi Yakuza Maneges wilayah Jombang – Mojokerto resmi melakukan deklarasi pembentukan kepengurusan, memertegas komitmennya sebagai organisasi yang bertujuan mengendalikan kriminalitas berpayung komunitas spiritual.

Dilaksanakan di Aula Bung Tomo yang berlokasi di Kantor Pemkab Jombang, pada Sabtu (26/9/2026) pukul 19.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Bupati Jombang yang diwakili oleh Asisten III Syaiful Anwar, S.T., M.E., Kadis Kesbangpol Budi Winarno, S.T., M.Si., dan Ketua DPRD JOMBANG yang diwakili Wakil Ketua III Syarif Hidayatullah, S.T., M.MT., yang akrab dengan panggilan Gus Sentot.

IMG 20260926 WA0192 scaled

Istimewanya, dalam deklarasi ini dihadiri secara langsung oleh pimpinan utama yaitu Gus Tuba Topobroto Maneges dan Pengurus Pusat Yakuza Maneges Kediri Raya, Hari Widodo.

Organisasi Yakuza Maneges diinisiasi oleh Gus Thuba dengan tujuan utama mengembalikan citra Pondok Pesantren setelah maraknya kasus pelecehan sexual dan pemerkosaan yang terjadi dan dilakukan oleh senior bahkan oknum Kyai.

Langkah luar biasa tersebut dituliskan dalam slogan yang merupakan acronym dalam penamaan Organisasi Masyarakat ini “Yang Awalnya Kotor Ujungnya Zuhud Abadi” dan menjadikannya sangat berbeda dengan Yakuza yang dikenal di Jepang.

Claim sebagai “Santri Garis Kiri”, Gus Thuba menyatakan bahwa organisasi didirikan berawal dari pandangan seorang santri yang melihat kehidupan pondok pesantren yang dikuasai oleh krimimalitas dan nafsu oleh pengurus dan pengasuh bahkan tidak jarang oleh kyai nya sendiri. Bisa diartikan pergerakan ini terlahir dari santri unt santri dan membangun negeri. Pasalnya Yakuza Maneges juga memunyai program Bakti Sosial unt masyarakat yang merupakan bagian dari dakwah nya dalam Islam.

Nama “Maneges” sendiri diambil dari nama Gus Thuba pendiri dan sekaligus pimpinan tertinggi organisasi ini yang memunyai makna “Jernih atau bening,” yang menggambarkan karakter batin tetap bersih meskipun tampak keras di luarnya.

IMG 20260926 WA0187 scaled

Yakuza Maneges Wilayah Jombang – Mojokerto dinahkodai oleh H. Maulana Saiduzzaman, S.E., M.M., yang dikenal dengan nama Gus Maman.

Dalam Deklarasinya, dia menegaskan dan menyampaikan kepada seluruh anggota dan undangan yang hadir bahwa Yakuza Maneges siap bersinergi dengan seluruh LSM, Perguruan Silat, dan Organisasi Pers dan Media untuk mewujudkan tujuan dan cita-citanya dalam membangun peradan bangsa yang tentram dalam sosial dan khusuk dalam spiritual.

IMG 20260926 WA0134

Undangan secara langsung pun disampaikan dan hadir dalam acara Deklarasi, terdiri dari: Persatuan Wartawan Olahraga (PWO), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto dan Jombang, Sekber Jurnalis Nusantara (SJN), Solidaritas Wartawan Jombang (SWJ), LSM Cakra Baskara Nusa Nusantara (CBN), Perguruan Silat PSHT, Komunitas Masyarakat Madura (MADAS) Jombang-Kediri-Mojokerto, dan POLSEK KOTA Jombang.

(Ded.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *