KABUPATEN CIREBON — KrisnaNusantara – Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup Program Cirebon Smart Village dan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2025 di Nyimas Gandasari pada Selasa (20/1/2026).
Program ini mendukung transformasi digital, penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis data, serta menciptakan Smart City di Kabupaten Cirebon.

Sepanjang 2025, program dilaksanakan melalui pendampingan teknis, termasuk pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan website desa, literasi data statistik, dan layanan digital seperti tanda tangan elektronik.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyatakan bahwa konsep Smart Village bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Program Desa Cantik berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data dan statistik berkualitas. Menurut Wakil Bupati Jigus, data yang baik adalah dasar penting untuk perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan desa yang tepat sasaran.
Ia mengapresiasi semua desa peserta atas partisipasi aktif dan inovasi dalam program. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh desa dalam program Cirebon Smart Village dan Pembinaan Desa Cantik atas komitmen dan inovasi yang ditunjukkan,” ujar Jigus.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, melalui Sekretaris Diskominfo, Fajar Sutrisno, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan data statistik desa.
“Kami mendorong penggunaan optimal melalui Program Cirebon Smart Village dan Pembinaan Desa Cantik 2025 untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan transparan,” jelas Fajar.
Pemkab Cirebon memberikan penghargaan kepada desa berprestasi, termasuk Desa Cisaat, Guwa Kidul, Getrakmoyan, Arjawinangun, Babakan Gebang, dan Sindangjawa, serta Desa Pamengkang, Blender, dan Kalikoa sebagai Desa Terbaik Pembinaan Desa Cantik 2025.

Selain itu, Desa Karangwangun, Kalibaru, dan Kalikoa menerima Penghargaan Desa Pendamping Smart Village 2025 atas komitmen mereka dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola berbasis data.








