KesehatanRagam

P2K3 Jadi Kunci Penguatan K3, Kolaborasi Pengusaha dan Pekerja Demi Keselamatan Kerja

×

P2K3 Jadi Kunci Penguatan K3, Kolaborasi Pengusaha dan Pekerja Demi Keselamatan Kerja

Sebarkan artikel ini
p2k3

BalikpapanKrisnaNusantara – Di balik perlengkapan keselamatan yang digunakan setiap hari, setiap pekerja memiliki harapan sederhana: pulang ke rumah dengan selamat. Harapan ini menjadi dasar penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di dunia kerja, yang bukan hanya kewajiban administratif perusahaan.

K3 adalah nilai dasar dalam setiap aktivitas kerja, di mana produktivitas tidak boleh mengorbankan nyawa dan setiap pekerja berhak atas lingkungan kerja yang aman. Pengelolaan K3 yang baik adalah fondasi perlindungan pekerja.

Sistem yang kuat harus dibangun melalui perencanaan matang, pelaksanaan konsisten, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi terbuka, tidak bergantung pada satu figur, kata Seno Aji di Balikpapan, Sabtu (31/1/2026). Ia menambahkan bahwa penerapan K3 tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Pemerintah, perusahaan, dan pekerja harus berkolaborasi agar aturan K3 tidak hanya tertulis, tetapi juga diimplementasikan di lapangan.

Img 0163 600x400

“Kolaborasi ini melibatkan hubungan antara manajemen, pekerja, pemerintah, dan dunia usaha, serta kerja sama lintas sektor untuk berbagi pengalaman, belajar dari kegagalan, dan membangun kepercayaan demi mencegah kecelakaan kerja”.

Salah satu contohnya adalah Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). P2K3 adalah badan yang memfasilitasi kerjasama antara pengusaha dan pekerja dalam penerapan K3. Melalui P2K3, mereka merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program K3 secara berkelanjutan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Di Kalimantan Timur, momentum Bulan K3 Nasional dimanfaatkan untuk memperkuat P2K3 melalui layanan digital. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendorong kemudahan pengesahan dan pelaporan P2K3 secara daring.

Img 0177 600x400

Pengesahan dan pelaporan P2K3 kini dapat dilakukan secara online, mempermudah perusahaan dan pekerja dalam memastikan penerapan standar keselamatan di tempat kerja. Melalui layanan digital, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di Kalimantan Timur.

“K3 bukan hanya soal mematuhi aturan”. K3 adalah soal kehidupan: orang tua menunggu anak pulang dari pabrik, istri menanti suami dari proyek, dan anak berharap orang tua kembali tanpa luka,” kata Seno, disambut tepuk tangan peserta Apel Bulan K3.

Momentum Bulan K3 Nasional mengingatkan bahwa keselamatan adalah hak setiap pekerja untuk bekerja dengan aman, sehat, dan pulang selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *