Jombang–KrisnaNusantara.com, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., secara resmi membuka Pemusatan Latihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Jombang Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan penyerahan bendera latihan kepada para peserta dalam upacara yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (3/8/2026) pagi.
Sebanyak 76 pelajar terbaik hasil seleksi dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Jombang resmi memasuki masa pemusatan latihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tahun 2026. Terdiri atas 43 putra dan 33 putri, mereka akan menjalani serangkaian pembinaan fisik, mental, serta kedisiplinan sebagai persiapan mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Jombang.

Pada tahun ini kabupaten jombang dianugerahi nama angkatan “Mahesa Rakta Garuda Yudha”. Yang memiliki arti Pasukan Garuda ynag kuat dan berjiwa pejuang dalam menjaga kehormatan bangsa.
Bupati Jombang Warsubi selaku Inspektur Upacara menegaskan keterpilihnya para siswa ini merupakan bentuk kehormatan sekaligus kepercayaan besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Terpilih sebagai Capaska merupakan sebuah kehormatan dan kebangsaan yang tidak didapatkan oleh semua pelajar. Jangan sia-siakan kepercayaan ini. Tunjukkan bahwa adik-adik layak menjadi bagian dari pasukan yang menjadi kehormatan bangsa,” tegas bupati.
Berikut versi yang sudah diparafrase dengan gaya berita yang lebih mengalir dan tidak menggunakan susunan kalimat yang sama:
Dalam arahannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan empat pesan utama yang diharapkan menjadi bekal bagi seluruh peserta selama mengikuti pemusatan latihan. Pertama, para peserta diminta menanamkan sikap disiplin dengan mengikuti setiap rangkaian latihan tepat waktu, mematuhi arahan pelatih, serta menjalani seluruh proses dengan penuh kesungguhan. Kedua, peserta diingatkan untuk menjaga kondisi fisik melalui pola istirahat yang cukup dan asupan gizi yang seimbang agar tetap prima hingga pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya membangun kekompakan dan semangat kebersamaan. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengesampingkan kepentingan pribadi, mempererat solidaritas, serta saling mendukung demi terciptanya kerja sama tim yang baik. Tak kalah penting, peserta juga diminta menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti pelatihan maupun di luar lingkungan latihan sebagai wujud tanggung jawab dalam menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Jombang.
Upacara pembukaan pemusatan latihan turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang.

Selama masa pemusatan latihan berlangsung, 76 peserta Capaska akan menjalani pembinaan secara intensif di bawah bimbingan 9 pelatih dan 15 pendamping pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia. Mereka akan mendapatkan pelatihan fisik, mental, kedisiplinan, hingga pembentukan karakter sebagai bekal menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jombang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pembina, dan pendamping yang telah mencurahkan waktu, tenaga, serta dedikasinya dalam membina para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.






