
JOMBANGKAB – Krisna Nusantara – Pemkab Jombang secara simbolis memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di NTT pada Rabu (26/8/2026) di Pendopo Kabupaten Jombang, yang dihadiri oleh Bupati Warsubi, S. H., M. Si, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi dan Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S. Ag. M.Pd. Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, S.H. M. Si. Dihadiri Ketua DWP Jombang Lilik Agus Purnomo dan Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S. STP., M.Si., Kepala OPD dan perwakilan warga NTT di Jombang menerima bantuan beras 10,118 ton.
Bantuan berupa beras sebanyak 10.118 kilogram merupakan hasil partisipasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Jombang dalam pengumpulan bantuan yang dikoordinasikan oleh BPBD setempat.
Bupati Jombang Warsubi menyatakan bahwa bantuan ini menunjukkan kepedulian dan gotong royong Pemkab Jombang untuk membantu masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah.
“Kepedulian kepada daerah lain harus sejalan dengan kesiapsiagaan di daerah sendiri,” ujarnya. “Penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama semua elemen masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mengurangi risiko, dan membantu saat bencana,” ujar Bupati Jombang Warsubi.
Bupati Jombang Warsubi mengapresiasi semua perangkat daerah yang berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan dalam waktu singkat, serta BPBD Kabupaten Jombang yang telah mengoordinasikan proses tersebut.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan,” ungkapnya.
Bantuan dikirim menggunakan dua truk dari Kabupaten Jombang ke BPBD Provinsi Jawa Timur. Bantuan akan dikonsolidasikan dan disalurkan ke wilayah terdampak bencana di NTT melalui kerjasama dengan BNPB, BPBD NTT, dan pihak terkait.
Christian Muskanan, putra daerah NTT di Kabupaten Jombang, mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Jombang terhadap masyarakat NTT. “Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi bukti kepedulian dan solidaritas masyarakat Jombang kepada NTT yang terkena musibah,” ujar Christian.
Ia berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat terdampak dan memperkuat hubungan persaudaraan antara Jombang dan NTT. “Semoga kebaikan Pemerintah Kabupaten Jombang berbalas dan bermanfaat bagi masyarakat. Jombang peduli, NTT kuat.” “Dari Jombang untuk NTT,” tuturnya.
Bantuan pangan, termasuk beras, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
Pemkab Jombang mengajak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan pihak terkait untuk membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan. Semangat gotong royong diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menghadapi potensi bencana dan membantu masyarakat yang membutuhkan.













