PING, Nganjuk – KrisnaNusantara – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meresmikan Jembatan Banjarejo di Kecamatan Rejoso pada Kamis sore (22/01/2026).
Bersama istri, ia melakukan pemotongan tumpeng dan pita sebagai simbolis mulai beroperasinya jembatan yang telah lama dinantikan warga setempat.
Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas PUPR, anggota DPRD Nganjuk, Camat Rejoso, dan kepala desa se-Kecamatan Rejoso.
Camat Rejoso, Teguh Ovi, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan DPRD atas pembangunan infrastruktur tersebut.
Marianto, anggota DPRD dari Fraksi PDIP, juga menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan jembatan kokoh setelah 32 tahun.
Ia menjelaskan bahwa rehabilitasi jembatan akan optimal setelah Bendungan Semantok beroperasi, mengingat daerah tersebut sering dilanda banjir yang menghambat pekerjaan fisik.

Marianto juga mengenang nilai historis Bandarejo yang melahirkan banyak tokoh besar. Sebagai putra daerah Rejoso, ia memahami betapa pentingnya akses jalan dan jembatan bagi pendidikan dan ekonomi masyarakat.
Dengan selesainya pembangunan yang dimulai Oktober lalu, diharapkan mobilitas warga tidak terhambat lagi oleh infrastruktur lama atau cuaca.
Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan jembatan senilai Rp1,2 miliar dengan baik.
Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk kesejahteraan rakyat meski realisasi aspirasi masyarakat memerlukan proses yang panjang. Jembatan Bandarejo siap digunakan sepenuhnya untuk meningkatkan transportasi dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Rejoso.













