Nganjuk, PING — KrisnaNusantara – Pengurus Dekranasda Kabupaten Nganjuk Masa Bhakti 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kamis (18/12/2025).
Pelantikan dipimpin oleh Ketua Dekranasda, Sri Wahyuni Marhaen, menandai dimulainya kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan. Acara ini dihadiri oleh Bupati Nganjuk, Wakil Ketua I Dekranasda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Kepala OPD, Forum Ikatan UMKM, dan undangan lainnya.
Kehadiran mereka menegaskan sinergi pemerintah daerah dalam pengembangan kerajinan dan ekonomi kreatif.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, atau Kang Marhaen, mengapresiasi pengurus Dekranasda yang baru dilantik dan menekankan agar mereka segera bekerja aktif dan mendukung perajin. “Setelah dilantik, Dekranasda harus langsung gaspol”. “Dekranasda adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengrajin di Kabupaten Nganjuk,” tegasnya.
Kang Marhaen menekankan pentingnya membangun kebanggaan terhadap produk daerah melalui gerakan bangga, bela, dan beli produk Nganjuk. Dia menyatakan bahwa penggunaan produk lokal di pemerintahan dan pendidikan adalah langkah konkret untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

“Kita harus bangga dan membela produk Nganjuk, baik enak atau tidak, karena jika kita tidak bangga, siapa lagi yang akan mengangkatnya?” Kang Marhaen mendorong Dekranasda untuk aktif dalam pembinaan kualitas, desain, dan pemasaran digital, karena produk berkualitas akan menghasilkan promosi efektif melalui rekomendasi konsumen. “Promosi terbaik bukan iklan, melainkan rekomendasi dari mulut ke telinga karena kepuasan pelanggan. Kita harus fokus pada kualitas produk,” tambahnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nganjuk, Sri Handariningsih, melaporkan bahwa pelantikan pengurus Dekranasda bertujuan mengukuhkan kepengurusan baru untuk menjalankan tugas organisasi periode 2025–2030 secara berkelanjutan.

“Pelantikan ini bertujuan untuk mengukuhkan pengurus Dekranasda yang baru guna menjaga kesinambungan program kerja dan memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra pemerintah dalam memajukan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif daerah,” jelas Sri Handariningsih.
Ia juga melaporkan bahwa 36 pengurus Dekranasda Kabupaten Nganjuk dilantik, dengan sekitar 100 undangan yang hadir, termasuk perwakilan OPD, camat, serta pelaku usaha IKM dan UMKM.
“Kami berharap kepengurusan baru Dekranasda Kabupaten Nganjuk 2025–2030 dapat meningkatkan daya saing dan produktivitas produk daerah, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Diharapkan pula Dekranasda menjadi penggerak ekonomi kreatif, memperkuat identitas produk lokal, dan meningkatkan kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM secara berkelanjutan.













