KediriKab – KrisnaNusantara – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak anggota legislatif dan pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendoakan warga terdampak bencana di Indonesia, sebelum sambutan pada sidang paripurna di Ruang Tegowangi, Selasa siang (18/8/2026).
Mas Dhito menyampaikan duka cita dan empati atas bencana di NTT dan Sumatra. Ia mengajak untuk berdoa bersama bagi korban bencana di daerah tersebut.
Menurut Mas Dhito, pasca gemba magnitudo 7,7 di NTT, gempa susulan masih sering terjadi, bahkan saat upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus. “Semalam saat upacara, terdapat gempa susulan,” tambahnya.
Mas Dhito juga memimpin doa bersama. Pihaknya mendoakan agar warga yang terdampak bencana diberikan kekuatan dan ketabahan. “Semoga yang berpulang dalam keadaan Husnul Khatimah dan keluarganya dikuatkan,” ucapnya.
Doa bersama yang dipimpin Mas Dhito diikuti khidmat oleh semua yang hadir dalam sidang paripurna, yang membahas pendapat bupati atas 2 Raperda usulan DPRD.
Dua Raperda tentang Kesejahteraan Sosial dan Pendidikan Pancasila diusulkan DPRD Kabupaten Kediri dan dianggap relevan dengan kondisi saat ini, kata Mas Dhito. Bupati menjelaskan 3 Raperda: Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penataan dan Pembinaan Pusat Pembelanjaan dan Toko Swalayan, serta Perubahan APBD 2026.
(.nath)







