Ekonomi & BisnisRagam

Ngetos Kian Menggeliat: Wisata Lumban Kweden Diresmikan sebagai Destinasi Baru Berbasis Potensi Lokal

×

Ngetos Kian Menggeliat: Wisata Lumban Kweden Diresmikan sebagai Destinasi Baru Berbasis Potensi Lokal

Sebarkan artikel ini
wlk ngetos

Nganjuk, PING – KrisnaNusantara –  WLK Resmi Dibuka, Mas Handy Dorong Ngetos Jadi Kawasan Wisata Terpadu Nganjuk, PING— Desa Kweden resmi meluncurkan Destinasi Wisata Lumban Kweden (WLK) dengan Tasyakuran Buka Bumi pada Selasa (9/12/2025).

Peresmian oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, disambut antusias warga, menawarkan perpaduan wisata air, kuliner tradisional, dan suasana pedesaan yang asri.

mas handy

Acara dimulai dengan santunan anak yatim sebagai ungkapan syukur masyarakat, dilanjutkan dengan seremoni tasyakuran, pemotongan tumpeng, dan peninjauan oleh Wakil Bupati dan pemerintah daerah.

Suasana hangat terlihat saat masyarakat dan pejabat daerah menyaksikan kesiapan WLK sebagai destinasi wisata baru di Kecamatan Ngetos.

Wabup Trihandy menekankan potensi besar Ngetos sebagai kawasan wisata terintegrasi dan mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Kweden dalam menghadirkan destinasi wisata baru berbasis potensi lokal.

“Ngetos ini luar biasa. Setelah viralnya Coban Kepel, kini hadir wisata Lumban Kweden dengan konsep berbed yang saling melengkapi”. “Di satu wilayah, banyak potensi wisata yang berkembang bersama. Ini bukti kreativitas desa-desa kita,” ungkapnya.

Mas Handy menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh untuk perkembangan WLK dan destinasi lain di Ngetos secara berkelanjutan, seiring dengan keseriusan Pemerintah Desa Kweden dalam membangun kawasan tersebut.

wlk

infrastruktur WLK sebagai tujuan wisata yang bermanfaat ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, tempat ini tidak hanya ramai di awal, tetapi terus tumbuh, berinovasi, dan menjadi contoh keberhasilan desa dalam mengembangkan potensi.

Kepala Desa Kweden, Ikhsanudin, menjelaskan bahwa WLK adalah hasil musyawarah antara perangkat desa, BUMDes, dan tokoh masyarakat untuk menciptakan destinasi keluarga dengan pendekatan perdesaan.

Daya tarik utama WLK adalah kolam renang anak dengan kedalaman 40 hingga 80 sentimeter yang dibangun di tepi sungai, memberikan suasana bermain air yang alami dan menyenangkan. Lokasi ini mudah diakses karena dekat jalur utama Kuncir–Sawahan, memudahkan wisatawan dari berbagai daerah.

Ikhsanudin menambahkan bahwa pengembangan WLK bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD), membuka lapangan kerja, dan mendukung UMKM lokal. Kecamatan Ngetos memiliki sekitar 300 UMKM, termasuk lebih dari 30 di Desa Kweden.

“Kami berkomitmen menggunakan tenaga lokal dan membina pelaku usaha untuk tumbuh seiring perkembangan pariwisata desa,” kata Pemerintah Desa Kweden. Seluruh pedagang kuliner di WLK adalah UMKM binaan desa dan kecamatan, menyajikan beragam menu tradisional seperti nasi jagung, nasi tiwul, dan jajanan khas Kweden.

Pengembangan akses ke lokasi juga menjadi perhatian pemerintah. Jalan menuju WLK telah diperbaiki dan jembatan baru yang diresmikan pada 30 Desember 2024 memudahkan akses bus besar dan kendaraan pribadi ke area parkir.

Fasilitas ini memperkuat WLK sebagai destinasi wisata keluarga yang menarik dan mudah dijangkau. Camat Ngetos, Nuri Prihandoko, menilai WLK sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan perdesaan di Kecamatan Ngetos.

Nuri mengungkapkan bahwa pada 2025, Ngetos akan menjadi kawasan prioritas agribisnis dan wisata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Saat ini, Pemerintah Kecamatan Ngetos memetakan lebih dari 50 potensi wisata dan agribisnis, dan kehadiran WLK diharapkan dapat memperkuat identitas Ngetos sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pemerintah Desa Kweden mengundang masyarakat Nganjuk dan sekitarnya untuk menikmati wisata baru ini dengan tiket masuk hanya Rp10. WLK menjadi alternatif hiburan keluarga yang terjangkau dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembukaannya menandai kemajuan Desa Kweden dalam membangun kemandirian ekonomi di sektor wisata, serta memperkuat posisi Ngetos sebagai kawasan wisata dan agribisnis di Kabupaten Nganjuk.

(nath)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *