KrisnaNusantara.com – Bulan Rajab begitu istimewa, karena termasuk salah satu dari empat bulan haram dan dimuliakan oleh Allah SWT yang letaknya sendiri dan tidak berurutan dengan bulan haram lainnya, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijah, dan Muharram.
Keempat bulan mulia tersebut juga memiliki nilai sakral yang tidak ditemukan pada bulan lainnya. Semua amal perbuatan akan dilipatgandakan, baik perbuatan baik atau buruk, wallahu a’lam bishawab.
Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk lebih meningkatkan amalan kebaikan dan kualitas ketaatan.
Berikut 6 keistimewaan yang melatarbelakangi mulianya Bulan Rajab:
1) Bulan Agung
Rajab merupakan akar kata dari kata Tarjib yang memiliki arti mengagungkan. Bulan Rajab juga diambil dari bahasa Arab Rajaba yang memiliki arti mulia.
Dapat dikatakan bulan yang dimuliakan karena pada bulan ini, para Malaikat membaca tasbih dan tahmid sebagai bentuk penghormatan pada bulan ini.
2) Bulan Damai
Dikenal dengan istilah al-Asham yang artinya tidak terdengar senjata perang. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran surat al-Baqarah ayat 217 yang artinya
“Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah, Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar,…”
3) Bulan Mulia
Termasuk dalam salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, berikut hadits yang dikemukakan oleh Sahabat Abu Bakrah sebagai tanda dimuliakannya Bulan Rajab:
إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو القَعْدَةِ، وَذُو الحجَّةِ، وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرٌّ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ.
Artinya: “Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan, di situ terdapat empat bulan yang diharamkan Allah, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa’dah, Dzulhijah, Muharam, dan Rajab adalah bulan (mudhar)” yang terletak antara Jumadil akhir dan Sya’ban.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)
4) Malam Mustajab
Ada 5 malam dimana doa tidak akan ditolak oleh Allah SWT sebagaimana yang dikemukakan oleh Imam Syafi’i dalam kitabnya yang berjudul al-Umm, yakni malam Jumat, malam dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), malam pertama Bulan Rajab, serta malam Nishfu Sya’ban.
5) Peristiwa Isra’ Mi’raj
Keistimewaan bulan Rajab juga tidak bisa dilepaskan dari peristiwa bersejarah, yaitu Isra Miraj. Peristiwa tersebut merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan Rasulullah Muhammad SAW. Momen penting dimana titah pelaksanaan ibadah sholat 5 waktu dikeluarkan.
6) Bulan Penuh Penghormatan
Dimulainya persiapan atau menyambut datangnya bulan Ramadan.











