Asal UsulPendidikan & BudayaRagam

Pergulatan Umat Islam Awal Abad ke-20: Jalan Panjang Menuju Lahirnya NU

×

Pergulatan Umat Islam Awal Abad ke-20: Jalan Panjang Menuju Lahirnya NU

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 01 20 at 16.12.45

Krisna Nusantara.com., Awal abad ke-20 menjadi masa penuh dinamika bagi umat Islam di Hindia Belanda. Penjajahan kolonial, arus modernisasi, serta masuknya pemikiran Islam pembaruan menempatkan umat Islam di persimpangan sejarah. Di tengah situasi inilah kesadaran untuk berorganisasi mulai tumbuh, menjadi fondasi awal lahirnya Nahdlatul Ulama.

Umat Islam kala itu menghadapi tekanan berlapis. Secara politik dan ekonomi, kolonialisme Belanda membatasi ruang gerak pribumi. Sementara secara pemikiran, muncul perbedaan pendekatan keagamaan antara kelompok pembaru dan ulama pesantren.

Berdirinya Sarekat Islam pada 1912 menjadi tonggak kesadaran kolektif umat Islam dalam memperjuangkan kepentingan ekonomi dan politik. Di tahun yang sama, Muhammadiyah hadir membawa semangat pendidikan modern dan pemurnian ajaran Islam.

Bagi ulama pesantren, perubahan ini menimbulkan kegelisahan tersendiri. Tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah yang telah mengakar kuat di masyarakat mulai diperdebatkan. Namun kegelisahan ini justru melahirkan kesadaran bahwa ulama tradisional perlu memiliki wadah sendiri untuk menjaga tradisi sekaligus merespons zaman.

Pergulatan sosial, politik, dan keagamaan di awal abad ke-20 menjadi latar penting lahirnya NU. Kesadaran berorganisasi umat Islam menjadi pintu awal bagi bangkitnya gerakan ulama pesantren yang kelak menjelma menjadi Nahdlatul Ulama.

(dilansir dari berbagai sumber)

(nath)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *