Sleman–KrisnaNusantara.com, Pemkab Sleman kembali perdana mengadakan safari terawih di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pada Jumat (20/220026) di masjid Al-Ma’unah, Saren, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Diadakan rutin setiap datang bulan Ramadhan ileh Bupati dan Wakil Bupati Sleman, beserta Jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, serta masyarakat sekitar.
Bupati Sleman Harda Kiswayah dalam sambutannya kegiatan ini ditujukan sebagai ajang silaturrahmi dan sarana bagi Pemkab Sleman untuk menyampaiakn program-programnya kepada masyarakat secara langsung. Sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik dan konstruktif bagi pemerintah dan warga masyarakat.
“Mudah-Mudahan dengan adanya komunikasi yang baik, jika ada kekurangan dari Pemkab Sleman bisa langsung disampaikan. Kami juga selalu mohon masukannya, bisa disampaikan melalui pak dukuh, pak lurah, pak panewu apa yang kurang,” ucapnya.
Ia juga mengajak jemaah tarawih untuk selalu bersyukur sebab masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengajak untuk terus berusaha memperbaiki sikap, ucapan, perbuatan di bulan suci. Setelah ramadan nanti kita bisa menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya.
Bupati Sleman juga meresmikan program kampung sapa yang diinisiasi oleh warga RT 01 saren Tempel, Caturtunggal, depok, Sleman. Diadakannya program ini untuk menekankan nilai-nilai keharmonisan dalam interaksi sosial, seperti grapyak, semanak, ewuh pakewuh.
Pada kesempatan tersebut pengurus takmir Majid Al Ma’unah, Yusron Hana’I menyampaikan budaya sapa itu kearifan lokal yang semakin sulit ditemukan, terutama di lingkungan perkotaan seperti di Saren Tempel ini.
“Melalui gerakan ini diharapkan masyarakat di kampung saren ini dapat kembali melestarikan budaya sapa, yang mana ini juga budaya asli kita semua,” ucap Yusron
Ia saat senang dan bangga sebab Masjid Al Ma’unah digunakan untuk melaksanakan safari tarawih perdana di bulan Ramadan tahun ini oleh pemkab Sleman. Ia juga berharap kegiatan ini membawa berkah bagi jamaah Masjid Al-Ma’unah dan masyarakat padukuhan Saren.
Pada acara tersebut juga diserahkan bantuan dana sebesar 31,5 juta rupiah kepada takmir Masjid Al Ma’unah. Bantuan tersebut berasal dari Pemkab Sleman, BAZNAS Sleman, Kemenag Sleman, Kapanewon Depok, Kalurahan Caturtunggal, Bank BPD BIY Cabang Sleman, Bank Sleman, PUDAM Sleman, Bank Sleman Syariah, dan infak jamaah tarawih pada malam tersebut.
Bantuan santunan dari BAZNAS Sleman juga diserahkan kepada 10 orang kafir miskin dan yatim piatu, dan bantuan dari Kemenag Sleman berupa enam buah mushaf Al Quran, dan lima buah mukenah.
shinta










