Politik & PemerintahanSosial

Sinergi Kuat Pemkab Jombang dan TNI Dorong Pemerataan Pembangunan Desa

×

Sinergi Kuat Pemkab Jombang dan TNI Dorong Pemerataan Pembangunan Desa

Sebarkan artikel ini
IMG 20250723 WA0134

 

Jombang, KrisnaNusantara.com – Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Desa Manunggal, Ngusikan, pada Selasa (22/07/2025). Program ini menandai komitmen kuat dalam mempercepat akselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan Jombang.

Mewakili Bupati Jombang, Sekretaris Daerah Agus Purnomo menegaskan bahwa TMMD selaras dengan visi Pemkab Jombang “Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.” Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI yang secara nyata membantu tugas pemerintah daerah. “Program ini terbukti mampu membantu tugas pemerintah daerah dalam mempercepat akselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus Purnomo.

Keberadaan TMMD juga memperkuat hubungan erat antara TNI dan masyarakat, sejalan dengan fungsi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI.
TMMD ke-125 kali ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Kita Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Fokus program mencakup pembangunan fisik seperti perbaikan jalan desa, pembangunan mushola, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembuatan sumur bor untuk persawahan.

IMG 20250724 WA0058
Penerima RTLH TMMD

Selain itu, program non-fisik seperti penyuluhan, pelatihan keterampilan, dan layanan sosial juga menjadi prioritas untuk pemberdayaan masyarakat.
Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, menambahkan bahwa TMMD ini bertujuan menciptakan kesejahteraan rakyat dan mendukung kebijakan pemerintah. “Harapannya bahwa kita sebagai salah satu fungsi pembinaan teritorial bisa menciptakan kesejahteraan rakyat, mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah maupun program unggulan dari angkatan darat,” jelasnya.

Dengan 200 personel yang terlibat, TMMD yang berlangsung hingga 21 Agustus 2025 ini diharapkan memberikan dampak signifikan dalam menciptakan pemerataan pembangunan dan ketahanan wilayah di Jombang. (JF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *